Mahasiswa KKN UNISMA Bekasi Harus Berikan Kontribusi Gagasan Inovatif Terhadap Pemerintah Daerah
Mahasiswa Universitas Islam 45 Bekasi yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Batujaya dan Pakisjaya selama sebulan mendapat tanggapan positif dari Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Karawang ketika diminta komentarnya oleh awak media baru baru ini.
Dadan Sugardan menyebutkan atas nama Kabupaten Karawang pihaknya mengucapkan terima kasih kota lumbung padi ini dijadikan filot KKN oleh Mahasiswa UNISMA Bekasi. Seperti halnya yang dilakukan oleh para mahasiswa lain yang ada di Kabupaten Karawang yang juga melakukan KKN dan hasilnya menjadi kontribusi gagasan,pemikiran bagi pemerintah daerah untuk pembangunan.
"Banyak sekali potensi yang dapat digali diwilayah Pakisjaya dan Batujaya oleh para mahasiswa keterkaitan dengan one village one product,baik soal pariwisata,kerajinan masyarakat maupun kegiatan ekonomi masyarakat,"papar Dadan Sugardan,usai menghadiri Bintek Para Kepala Sekolah SLTP di Hotel Mercure.
Ia berharap, mahasiswa UNISMA Bekasi asal Kabupaten Karawang dapat memotivasi gagasan yang inovatif buat Pemkab Karawang, sehingga dapat menghasilkan sebuah karya atau produk unggulan sesuai kebutuhan masyarakat.
Dadan Sugardan menyebutkan atas nama Kabupaten Karawang pihaknya mengucapkan terima kasih kota lumbung padi ini dijadikan filot KKN oleh Mahasiswa UNISMA Bekasi. Seperti halnya yang dilakukan oleh para mahasiswa lain yang ada di Kabupaten Karawang yang juga melakukan KKN dan hasilnya menjadi kontribusi gagasan,pemikiran bagi pemerintah daerah untuk pembangunan.
"Banyak sekali potensi yang dapat digali diwilayah Pakisjaya dan Batujaya oleh para mahasiswa keterkaitan dengan one village one product,baik soal pariwisata,kerajinan masyarakat maupun kegiatan ekonomi masyarakat,"papar Dadan Sugardan,usai menghadiri Bintek Para Kepala Sekolah SLTP di Hotel Mercure.
Ia berharap, mahasiswa UNISMA Bekasi asal Kabupaten Karawang dapat memotivasi gagasan yang inovatif buat Pemkab Karawang, sehingga dapat menghasilkan sebuah karya atau produk unggulan sesuai kebutuhan masyarakat.
