POSPERA KARAWANG MENGGELAR HAJATBUMI NGAMUMULE BUDAYA KARUHUN
KARAWANG, Berita 12 my.id
Hajat Bumi adalah tradisi budaya masyarakat Karawang, Hajat Bumi mengagungkan budaya Sunda, POSPERA karawang yang menggelarkan acara tersebut.
Awak media berita12.com memantau acara Hajat Bumi dihadiri oleh : Menteri BUMN (Erik Thohir), Bupati Karawang (dr. Cellica Nurrachadiana), sekda karawang (H.acep Zamhuri), Kodim 0604 karawang (Letkol. kav. Makbul), ketua DPC POSPERA karawang (Risna Sundari Purba), Anggota DPRD Karawang (Taopik Ismail), Wakil Ketua DPRD kabupaten Karawang (Anggi) anggota DPR RI dari fraksi PDIP (Andrian Napitupulu), Kapolsek Cikampek (Kompol
Ahmad Mulyana), ketua umum POSPERA (Muhtar) Acara berlangsung di lapangan Demak Makam Karuhun Ki Bagus jabin desa Cikampek pusaka kecamatan Cikampek kabupaten Karawang. Sabtu 07-09-2022
Ketua DPC POSPERA karawang memberikan sambutan, “terima kasih kepada bapak menteri BUMN Erick Thohir telah hadir di acara ini, terimakasih kepada bang Andrian Napitupulu yang telah hadir, ngamumule budaya Karuhun, POSPERA adalah ormas di bidang sosial, jangan sampai budaya kita sampai hilang ada pribahasa kata orang. Sunda tong hilap ka purwadaksina maka dari itu POSPERA menggelar ngamumule budaya Karuhun, terimakasih kepada para Karuhun yang telah merdeka kita.” Pungkasnya.
Bupati Karawang juga memberikan sambutan, “Terimakasih kepada Bapak Erick Thohir menteri BUMN, terimakasih kepada Andrian Napitupulu, pos perjuangan rakyat teh Risna tokoh masyarakat di Cikampek, pemkab karawang kaborasi dengan POSPERA, acara ini murni dari gotong royong masyarakat ini bukan uang APBD karawang, baru kali ini ada pejabat negara Menteri BUMN datang ke Desa Cikampek Pusaka yaitu bapak Erick Thohir,” Ujar ibu bupati.
Tak lupa juga pak Erick Thohir memberikan sambutan “Saya sudah 4 kali lihat Bu bupati, pemimpin yang dekat dengan masyarakat, negara demokrasi negara yang menghormati, POSPERA tidak membedakan antara agama dan suku, POSPERA bergerak di bidang sosial mudah mudahan di tahun yg akan datang Acara ngamumule budaya karuhun ( Hajat Bumi ) akan lebih meriah lagi.” Pungkasnya ( Tati Sariningsih)

