Sekitar Enam Puluh (60) Anggota Pengurus Perwakilan Lima Desa Bahas Program Kerja Tahun 2026 .
KARAWANG Hiwaka News .id
Forum Komunikasi Masyarakat Lima Desa (FKM5D) yang mewadahi masyarakat dari Desa Sirnabaya, Puserjaya, Sukaluyu, Wadas, dan Margakaya menggelar rapat untuk membahas program kerja tahun 2026.
Kelima desa tersebut berada di wilayah Kecamatan Telukjambe Timur dan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang. Kegiatan mengusung tema “Bersama FKM5 Desa Masyarakat Lebih Maju dan Sejahtera” dan berlangsung di kediaman Ketua FKM5D, Hidayat, di Dusun Babakan Tengah, Kampung Sarijaya, Desa Puserjaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan diawali dengan perkenalan antara pengurus dan anggota yang merupakan perwakilan dari lima desa. Suasana kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi serta diskusi mengenai berbagai persoalan masyarakat, mulai dari ketenagakerjaan, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), sosial, lingkungan hidup hingga sejumlah persoalan lainnya.
Dalam rapat tersebut, Ketua FKM5D Hidayat menyoroti persoalan sulitnya masyarakat sekitar kawasan industri mendapatkan pekerjaan. Menurutnya, masih ada pencari kerja yang harus melalui pihak yayasan dan dikenakan biaya administrasi untuk bisa masuk bekerja.
“Mari kita perjuangkan aspirasi masyarakat tentang sulitnya masyarakat pencari kerja di lingkungan kawasan desa setempat yang masuk kerja melalui pihak yayasan dengan menggunakan uang administrasi saat masuk kerja. FKM5 Desa jelas menolak dengan tegas,” ujar Hidayat.
Ia menegaskan, persoalan ketenagakerjaan menjadi salah satu perhatian utama FKM5D. Organisasi tersebut berkomitmen memperjuangkan agar keberadaan kawasan industri dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat di desa-desa sekitar.
Selain ketenagakerjaan, FKM5D juga akan menyusun sejumlah program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Program tersebut akan mencakup bidang usaha, ketenagakerjaan, sosial, lingkungan hidup dan UMKM yang nantinya dikembangkan di masing-masing desa.
“Kami akan segera membentuk program kerja, baik untuk bidang usaha, ketenagakerjaan, sosial, lingkungan hidup maupun UMKM di masing-masing desa,” katanya.
Hidayat menambahkan, FKM5D tidak hanya ingin berhenti pada pembahasan dan penyusunan program. Ke depan, pihaknya akan mengawal pelaksanaan berbagai program tersebut sekaligus membangun komunikasi dan kerja sama dengan perusahaan maupun pengelola kawasan industri.
“Kedepan kita akan melangkah jauh mengawal proses program tersebut dan bekerja sama dengan pihak perusahaan dan kawasan, agar masyarakat lingkungan setempat lebih diperhatikan, ungkapnya.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, FKM5D juga berencana membuka pelatihan kerja bagi masyarakat. Pelatihan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga untuk meningkatkan kompetensi dan memperbesar peluang memperoleh pekerjaan.
“FKM5 Desa siap membuka pelatihan kerja dan bekerja sama dengan pihak perusahaan dan kawasan,” tegas Hidayat
Melalui rapat dan penyusunan program kerja tersebut, FKM5D berharap keberadaan forum lima desa dapat menjadi wadah bersama dalam menyerap, memperjuangkan, dan mengawal aspirasi masyarakat.
FKM5D juga menargetkan kerja sama yang lebih kuat antara masyarakat, pemerintah desa, serta dunia usaha sehingga keberadaan kawasan industri di sekitar wilayah lima desa dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Semoga ke depan FKM5 Desa semakin maju dan sejahtera,” pungkas Hidayat.(Re
Kelima desa tersebut berada di wilayah Kecamatan Telukjambe Timur dan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang. Kegiatan mengusung tema “Bersama FKM5 Desa Masyarakat Lebih Maju dan Sejahtera” dan berlangsung di kediaman Ketua FKM5D, Hidayat, di Dusun Babakan Tengah, Kampung Sarijaya, Desa Puserjaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan diawali dengan perkenalan antara pengurus dan anggota yang merupakan perwakilan dari lima desa. Suasana kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi serta diskusi mengenai berbagai persoalan masyarakat, mulai dari ketenagakerjaan, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), sosial, lingkungan hidup hingga sejumlah persoalan lainnya.
Dalam rapat tersebut, Ketua FKM5D Hidayat menyoroti persoalan sulitnya masyarakat sekitar kawasan industri mendapatkan pekerjaan. Menurutnya, masih ada pencari kerja yang harus melalui pihak yayasan dan dikenakan biaya administrasi untuk bisa masuk bekerja.
“Mari kita perjuangkan aspirasi masyarakat tentang sulitnya masyarakat pencari kerja di lingkungan kawasan desa setempat yang masuk kerja melalui pihak yayasan dengan menggunakan uang administrasi saat masuk kerja. FKM5 Desa jelas menolak dengan tegas,” ujar Hidayat.
Ia menegaskan, persoalan ketenagakerjaan menjadi salah satu perhatian utama FKM5D. Organisasi tersebut berkomitmen memperjuangkan agar keberadaan kawasan industri dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat di desa-desa sekitar.
Selain ketenagakerjaan, FKM5D juga akan menyusun sejumlah program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Program tersebut akan mencakup bidang usaha, ketenagakerjaan, sosial, lingkungan hidup dan UMKM yang nantinya dikembangkan di masing-masing desa.
“Kami akan segera membentuk program kerja, baik untuk bidang usaha, ketenagakerjaan, sosial, lingkungan hidup maupun UMKM di masing-masing desa,” katanya.
Hidayat menambahkan, FKM5D tidak hanya ingin berhenti pada pembahasan dan penyusunan program. Ke depan, pihaknya akan mengawal pelaksanaan berbagai program tersebut sekaligus membangun komunikasi dan kerja sama dengan perusahaan maupun pengelola kawasan industri.
“Kedepan kita akan melangkah jauh mengawal proses program tersebut dan bekerja sama dengan pihak perusahaan dan kawasan, agar masyarakat lingkungan setempat lebih diperhatikan, ungkapnya.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, FKM5D juga berencana membuka pelatihan kerja bagi masyarakat. Pelatihan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga untuk meningkatkan kompetensi dan memperbesar peluang memperoleh pekerjaan.
“FKM5 Desa siap membuka pelatihan kerja dan bekerja sama dengan pihak perusahaan dan kawasan,” tegas Hidayat.
Melalui rapat dan penyusunan program kerja tersebut, FKM5D berharap keberadaan forum lima desa dapat menjadi wadah bersama dalam menyerap, memperjuangkan, dan mengawal aspirasi masyarakat.
FKM5D juga menargetkan kerja sama yang lebih kuat antara masyarakat, pemerintah desa, serta dunia usaha sehingga keberadaan kawasan industri di sekitar wilayah lima desa dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat
“Semoga ke depan FKM5 Desa semakin maju dan sejahtera,” pungkas Hidayat.(Red)


